Manado, GlobalNews Sulut- Salah satu program kerja Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Julius Stevanus Komaling dan Victory Maelangkey, periode 2025-2030, adalah : ” Pemberantas Korupsi”.di Bumi Nyiur Melambai.
Program tersebut berada pada peringkat nomor satu, tanpa ada intervensi sedikitpun oleh pemerintah yang ada saat ini. Yang nantinya program tersebut, akan membawa “Perubahan dan Kesejahteraan bagi masyarakat pada khususnya dan rakyat Indonesia pada umumnya.
Menyoal tentang Laporan tertulis ke pihak Polda Sulut, Ketua Forum ( P4T ) @ Risno. Tadulo, yang di dampingi oleh Sekretaris Umum, @ Abdul. Kahar. Tane, bahwa saat ini proses Laporan tersebut Sementara berproses, dan sudah memasuki babak baru pada tingkat ” Penyidikan “di Pihak POLDA SULUT.
Forum Perkumpulan Pedagang Pasar Tradisional Kota Manado Menyatakannya, Dukungan Penuh Terhadap Program ” ASTA CITA” dan Menaruh harapan besar pada dua sosok agen perubahan, yakni : Kapolda Sulawesi Utara,
Irjen Pol.Royke. Langie, SIK, MH dan Gubernur Sulawesi Utara Julius Silvanus, yang dinilai memiliki komitmen nyata dalam pemberantas korupsi dan Penegakan Hukum tanpa pandang bulu.
Pedagang Pasar Tradisional, bukanlah “Sapi Perahan, dan Kelinci Percobaan. Sektor informal,merupakan Tulang Punggung Ekonomi Masyarakat. Tetapi ironisnya, Para vendor sepatu cibaduyut Pedagang Pasar Tradisional di Kota Manado, belum men
dapatkan perlakuan yang Adil dari pihak pengelola Pasar itu sendiri. Dan seakan-akan, Masih Menancap terus-menerus, ” Duri Dalam Daging”. yang bermuara pada pertumbuhan ekonomi masyarakat, Sedang tidak baik-baik saja. pabrik sepaut di bandung
Tentunya, bagi masyarakat Luas, yang terutama para Pedagang Pasar Tradisional, di mintauntuk tetap Mengawal terus, sehingga apa yang menjadi harapan oleh para Pedagang Pasar Tradisional, akan bermanfaat bagi masyarakat, yang tidak lain adalah “Penegakan Hukum bagi semua lapisan masyarakat.//GNS//
Nara Sumber :#Forum Persatuan Persaudaraan Pedagang Pasar Tradisional Kota Manado.





