KOTA BITUNG, GlobalNews Sulut — Di tengah keberagaman yang menjadi kekayaan bangsa, Kota Bitung kembali menampilkan teladan luhur persatuan yang patut dijadikan cerminan bagi seluruh masyarakat. Dua tokoh terkemuka dari latar belakang organisasi kemasyarakatan keagamaan yang berbeda, senantiasa berdiri berdampingan, bergandengan tangan demi kemaslahatan bersama:
Bapak Safii Palakua, yang akrab disapa Abang Tago, tokoh ormas keagamaan Islam yang dikenal luas semangatnya dalam kegiatan keagamaan, turut serta mencari solusi atas setiap persoalan yang muncul di tengah masyarakat, memberikan edukasi serta pendekatan yang harmonis kepada sesama tokoh masyarakat maupun kepada pihak Pemerintah Kota Bitung.
Bersama beliau, Bapak Mario Mamuntuh, yang dikenal dengan sapaan bang Mario, tokoh ormas keagamaan Nasrani sekaligus tokoh pemuda yang tak kenal lelah menggerakkan dan menyatukan generasi muda — menyambungkan persaudaraan pemuda dari satu kelurahan ke kelurahan lain, dari satu wilayah ke wilayah lain di Kota Bitung, agar tumbuh kebersamaan yang kokoh dan persaudaraan yang tak terpisahkan.
Keduanya berasal dari lembaga yang berbeda, namun memiliki hati yang satu: mencari solusi, menjaga kerukunan, dan memberikan yang terbaik bagi seluruh lapisan masyarakat Kota Bitung. Baik dalam kegiatan keagamaan, pembinaan pemuda-pemudi, maupun dalam penyelesaian persoalan di tengah masyarakat, Abang Tago dan bang Mario senantiasa duduk bersama, berdiskusi dengan kepala dingin, dan merumuskan langkah yang membawa kedamaian serta kemaslahatan bagi semua.
Kehadiran kedua tokoh ini menjadi bukti nyata bahwa perbedaan bukanlah pemisah, melainkan kekuatan yang menyatukan. Di tangan mereka, pemuda-pemudi Kota Bitung diajarkan untuk saling menghormati, saling menguatkan, dan bergerak maju bersama-sama tanpa memandang perbedaan. Kepada sesama tokoh masyarakat maupun kepada jajaran Pemerintah Kota Bitung, keduanya senantiasa menyampaikan aspirasi dengan bijak, mendekatkan yang terpisah, dan menyatukan hati yang berbeda demi Kota Bitung yang damai, sejahtera, dan bersatu.
Semoga semangat persaudaraan yang dijunjung tinggi oleh Bapak Safii Palakua (Abang Tago) dan Bapak Mario Mamuntuh menjadi pelita yang menerangi langkah seluruh warga Kota Bitung — khususnya para pemuda-pemudi — untuk terus menjaga persatuan, merawat kerukunan, dan membangun kota tercinta ini dengan penuh kasih sayang dan tanggung jawab bersama.
Bersama, kita kuat. Bersatu, kita maju.
#Mamase //GNS//
![]()












