• Tim Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
Minggu, 20 September 2026
globalnews.web.id
Advertisement
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Budaya
  • Pendidikan
  • Religius
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Budaya
  • Pendidikan
  • Religius
No Result
View All Result
globalnews.web.id
No Result
View All Result
Home Hukum

GRUP WA DIGUNCANG ISU SARA! DUGAAN PERNYATAAN BERNADA SARA DISOROT TAJAM, HAJA IVONE DESAK KAPOLDA SULUT TURUN TANGAN DAN BERI ATENSI!.

Admin by Admin
15 September 2026
in Hukum
0 0
0
GRUP WA DIGUNCANG ISU SARA! DUGAAN PERNYATAAN BERNADA SARA DISOROT TAJAM, HAJA IVONE DESAK KAPOLDA SULUT TURUN TANGAN DAN BERI ATENSI!.

MANADO, BINKARI, Globalnews Sulut — Dugaan pernyataan bernuansa SARA, fitnah, pencemaran nama baik hingga dugaan hasutan yang disebut beredar melalui sejumlah grup WhatsApp kembali menjadi sorotan publik di Sulawesi Utara. Persoalan ini mencuat setelah adanya pengaduan terkait dugaan pernyataan yang disebut disampaikan oleh oknum Pendeta Arther Malonda dalam salah satu grup WhatsApp Relawan Prabowo-Gibran Bersatu yang beranggotakan lebih dari 47 orang.

Pengaduan tersebut tercantum dalam Nomor: B/96/IX/RES.2.5./2026/Reskrimsus, tertanggal 8 September 2026, yang dilaporkan oleh Ketua FKDM, Stevi Sumampouw.

Persoalan menjadi perhatian karena pernyataan yang dipersoalkan disebut tidak hanya berada dalam satu ruang percakapan, tetapi diduga kembali diteruskan ke sejumlah grup WhatsApp lainnya. Kondisi tersebut dinilai berpotensi memperluas persoalan apabila tidak segera diklarifikasi dan diperiksa secara objektif berdasarkan konteks percakapan secara utuh.

Sorotan kemudian mengarah kepada penanganan pengaduan tersebut di Polda Sulawesi Utara. Haja Ivone Makaminan, yang menyebut dirinya sebagai tokoh agama sekaligus aktivis, mengaku telah beberapa kali mendatangi Polda Sulut untuk mempertanyakan perkembangan persoalan tersebut.

Ivone menegaskan, dirinya meminta aparat tidak mengambil kesimpulan sepihak, melainkan memanggil pihak yang disebut dalam pengaduan untuk memberikan klarifikasi dan memeriksa materi percakapan secara menyeluruh.

“Saya menolak keras statement yang diberikan oleh Arther Malonda. Saya beberapa kali ke Polda, tetapi sampai sejauh ini saya tidak tahu kenapa belum ditindaklanjuti. Yang saya mau, oknum itu dipanggil, diklarifikasi, kemudian apabila memang memenuhi unsur, ditindaklanjuti secara hukum.”

Menurut Ivone, dugaan pernyataan tersebut menyentuh isu sensitif, termasuk persoalan yang berkaitan dengan haji. Karena itu, ia meminta aparat kepolisian memberikan perhatian serius agar persoalan tidak berkembang menjadi konflik yang lebih luas.

Ia juga meminta penyidik menelusuri percakapan secara utuh, mulai dari siapa yang menyampaikan, konteks pernyataan, pihak yang menjadi sasaran, hingga bagaimana pesan tersebut kemudian tersebar ke grup lainnya.

Tokoh Agama jangan bawa nama pelayan Tuhan untuk memecah belah.

Sorotan serupa disampaikan Pendeta Denny Langelo. Ia menegaskan bahwa kehidupan antarumat beragama di Sulawesi Utara harus tetap dijaga dalam suasana toleransi, persaudaraan dan kerukunan.

Denny menyatakan tidak mendukung segala bentuk pernyataan yang berpotensi merusak hubungan antarumat beragama, terlebih apabila dikaitkan dengan identitas seorang pendeta atau pelayan Tuhan.

“Kalau ada oknum yang membawa nama pendeta sebagai pelayan Tuhan kemudian mengeluarkan statement yang negatif dan berpotensi memecah belah antarumat beragama, saya sebagai pendeta tidak mendukung hal seperti itu.”

Menurut Denny, keberadaan wadah seperti FKUB maupun FKDM seharusnya menjadi bagian dari upaya memperkuat kerukunan, bukan membuka ruang bagi munculnya pernyataan yang berpotensi memperkeruh suasana.

Dugaan ucapan yang merendahkan perempuan turut di persoalkan.

Persoalan semakin menjadi sorotan setelah Dhedhe, yang juga disebut sebagai tokoh agama, mengaku keberatan terhadap sejumlah opini yang disebut beredar di beberapa grup WhatsApp.

Ia menyebut terdapat sejumlah ungkapan yang dinilai merendahkan martabat seorang perempuan, termasuk istilah seperti “perempuan iblis”, “sundal”, “janda gadungan”, “pendoa palsu”, “pendoa gadungan” dan “pelakor”.

Dhedhe meminta pihak yang diduga menyampaikan pernyataan tersebut memberikan klarifikasi secara terbuka. Namun, ia juga menegaskan bahwa substansi pernyataan tersebut tetap harus diuji secara objektif untuk menentukan apakah terdapat unsur pelanggaran hukum atau tidak.

Publik mendesak Kapolda Sulut berikan Atensi
Kini perhatian publik diarahkan kepada Kapolda Sulawesi Utara Brigjen Pol Yudo Hermanto. Haja Ivone meminta pimpinan Polda Sulut memberikan atensi terhadap persoalan tersebut dan memastikan pengaduan ditangani secara profesional, transparan serta berdasarkan bukti.

“Kami meminta Bapak Kapolda Sulut yang baru dapat melihat persoalan ini. Kalau memang ada dugaan unsur SARA yang disampaikan di dalam grup WhatsApp, tentu harus dilihat secara terang dan objektif.”

Ia menegaskan bahwa permintaan tersebut bukan berarti meminta aparat langsung menyatakan seseorang bersalah.

“Kami tidak ingin persoalan ini menjadi bola liar. Kami hanya meminta kejelasan dan penanganan yang objektif. Jika memang tidak memenuhi unsur pelanggaran, sampaikan secara terang. Namun apabila ditemukan unsur pidana, kami berharap diproses sesuai hukum.”

Pertanyaan publik pun kini mengerucut: sejauh mana dugaan pernyataan tersebut telah diperiksa, bagaimana status pengaduannya, dan apa dasar penanganan perkara tersebut hingga saat ini?

Pertanyaan tersebut menjadi penting karena percakapan di ruang digital, khususnya grup WhatsApp dengan puluhan anggota, dapat dengan cepat menyebar ke ruang komunikasi lainnya. Tanpa klarifikasi dan pemeriksaan yang transparan, persoalan berpotensi berkembang menjadi spekulasi, saling tuding hingga konflik horizontal.

Hingga berita ini diterbitkan, Pendeta Arther Malonda, pihak yang disebut dalam pengaduan, belum memberikan keterangan atau klarifikasi terkait dugaan pernyataan yang dipersoalkan.

Awak media juga masih berupaya memperoleh penjelasan resmi dari Polda Sulawesi Utara mengenai status dan penanganan pengaduan tersebut, termasuk perkembangan pemeriksaan serta alasan belum adanya kejelasan sebagaimana diharapkan pihak yang mengadukan.

Seluruh dugaan dalam pemberitaan ini masih memerlukan pembuktian melalui proses pemeriksaan dan mekanisme hukum yang berlaku. Awak media mengedepankan prinsip praduga tak bersalah dan tidak menyimpulkan seseorang bersalah sebelum adanya hasil pemeriksaan maupun putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. ” Efendi Maaruf “//GNS//

Loading

Artikel Sejenis

KETUA GRH ISHADUL LAPORKAN DUGAAN KORUPSI DI DISPORA MAKASSAR, SOROT ANGGARAN RP2,34 MILIAR TAHUN 2025
Hukum

KETUA GRH ISHADUL LAPORKAN DUGAAN KORUPSI DI DISPORA MAKASSAR, SOROT ANGGARAN RP2,34 MILIAR TAHUN 2025

19 September 2026
* KORURPSI DANA HIBAH 1,5 MILIAR TAHUN 2025*KORMI MAKASSAR DILAPORKAN KE KEJATI SULSEL DUGAAN TINDAK PIDANA
Hukum

* KORURPSI DANA HIBAH 1,5 MILIAR TAHUN 2025*KORMI MAKASSAR DILAPORKAN KE KEJATI SULSEL DUGAAN TINDAK PIDANA

18 September 2026
GRUP WHATSAPP DIGUNCANG ISU SARA, HAJA.IVONE MINTA KAPOLDA SULUT BERI ATENSI ATAS PENGADUAN MASYARAKAT
Hukum

GRUP WHATSAPP DIGUNCANG ISU SARA, HAJA.IVONE MINTA KAPOLDA SULUT BERI ATENSI ATAS PENGADUAN MASYARAKAT

15 September 2026
Kasus Tanah Balitka Manado Sejak 1995 Disorot, Kejati Sulut Diminta Usut Dugaan Mafia Tanah dan Keterlibatan Oknum BPN. Sabtu. 12/09/2026
Hukum

Kasus Tanah Balitka Manado Sejak 1995 Disorot, Kejati Sulut Diminta Usut Dugaan Mafia Tanah dan Keterlibatan Oknum BPN. Sabtu. 12/09/2026

12 September 2026
Pelaku Akui Penebangan Pohon Buah Atas Perintah Seseorang, Dugaan Keterlibatan Oknum TNI-AD (POM) Minta Diusut. Sabtu, 12/09/2026
Hukum

Pelaku Akui Penebangan Pohon Buah Atas Perintah Seseorang, Dugaan Keterlibatan Oknum TNI-AD (POM) Minta Diusut. Sabtu, 12/09/2026

12 September 2026
Dua Alat Berat Diamankan dari Lokasi PETI Pohuwato, Publik Pertanyakan Dugaan Keterlibatan Pemilik dan “Orang di Balik Layar”
Hukum

Dua Alat Berat Diamankan dari Lokasi PETI Pohuwato, Publik Pertanyakan Dugaan Keterlibatan Pemilik dan “Orang di Balik Layar”

12 September 2026

Berita Terbaru

KETUA GRH ISHADUL LAPORKAN DUGAAN KORUPSI DI DISPORA MAKASSAR, SOROT ANGGARAN RP2,34 MILIAR TAHUN 2025

KETUA GRH ISHADUL LAPORKAN DUGAAN KORUPSI DI DISPORA MAKASSAR, SOROT ANGGARAN RP2,34 MILIAR TAHUN 2025

19 September 2026
* KORURPSI DANA HIBAH 1,5 MILIAR TAHUN 2025*KORMI MAKASSAR DILAPORKAN KE KEJATI SULSEL DUGAAN TINDAK PIDANA

* KORURPSI DANA HIBAH 1,5 MILIAR TAHUN 2025*KORMI MAKASSAR DILAPORKAN KE KEJATI SULSEL DUGAAN TINDAK PIDANA

18 September 2026
IPTU Teguh Said Hafiz, S.Tr. M.H Resmi Jabat Kasat Reskrim Polres Minahasa Tenggara

IPTU Teguh Said Hafiz, S.Tr. M.H Resmi Jabat Kasat Reskrim Polres Minahasa Tenggara

17 September 2026
Brigjen TNI Rhino Charles Tuwo Perkenalkan SMA Taruna Nusantara Kampus Langowan di Forum MKKS SMA Se-Sulut*

Brigjen TNI Rhino Charles Tuwo Perkenalkan SMA Taruna Nusantara Kampus Langowan di Forum MKKS SMA Se-Sulut*

17 September 2026

Berita Populer

  • Kepala Logistik BUMD MSM Provinsi Sulawesi Utara “Ci Mei Ling” (Meidy Waridin) Di Lantik.

    Kepala Logistik BUMD MSM Provinsi Sulawesi Utara “Ci Mei Ling” (Meidy Waridin) Di Lantik.

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sejumlah Warga Dan BPD Desa Wori Meminta Bupati Minut Copot Plt Hukum Tua Dari Jabatanya Terkait Penyalahgunaan Dana Desa, 25/08/2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hukum Tua Desa Batu di Duga Remehkan Warga Miskin Picu Kekecewaan Publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pertanyakan Sidak di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Ada Apa?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BRPN Sulut Kembali Eksis Dengan Di Laksanakannya Syukuran Oleh DPW Atas Di Lantiknya Bpk, Yulius Selvanus, SE Sebagai Gubernur Sulut.,20/2/2025.

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
globalnews.web.id

Data tim : Efendi Djua, Djemmy Rotinsulu, Aswan Yusuf, Deky Djois Lumentut, Novel Basri, Johanes Takalao, Jhon Sumilat, Eva Palit, Nur Afni Naway, Jheyni Kaat, Selvie Ticoalu, Jeni Angginaloy, Tomigen Hutuba, Febry E.M.Mononutu, Jouceh Gaghaube, Arifin Hatibi Riona Maliki, Romy Pakaya, Denny S Pangkey, Didi Tirtana S.H,
Jufry H.R Marentek. S.E, Sandra Sadola Sain, Hayati Lawitan

Berita Terbaru

KETUA GRH ISHADUL LAPORKAN DUGAAN KORUPSI DI DISPORA MAKASSAR, SOROT ANGGARAN RP2,34 MILIAR TAHUN 2025

KETUA GRH ISHADUL LAPORKAN DUGAAN KORUPSI DI DISPORA MAKASSAR, SOROT ANGGARAN RP2,34 MILIAR TAHUN 2025

19 September 2026
* KORURPSI DANA HIBAH 1,5 MILIAR TAHUN 2025*KORMI MAKASSAR DILAPORKAN KE KEJATI SULSEL DUGAAN TINDAK PIDANA

* KORURPSI DANA HIBAH 1,5 MILIAR TAHUN 2025*KORMI MAKASSAR DILAPORKAN KE KEJATI SULSEL DUGAAN TINDAK PIDANA

18 September 2026

Kategori Berita

  • Bencana
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Keamanan
  • Olah Raga
  • Pariwisata
  • Pembangunan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Religius
  • Tanpa Kategori
  • Tim Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami

© 2024 Global News Sulut - Developed by Tokoweb.co.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Budaya
  • Politik
  • Religius